Ciri-ciri Jamur lendir bersekat (Acrasiomycota)

By | April 14, 2014

Ciri-ciri Jamur lendir bersekat (Acrasiomycota)- Berikut akan diuraikan mengenai ciri-ciri dan contoh jamur lendir yang bersekat dan ciri-ciri jamur lendir bersekat. Ciri-ciri jamur lendir adalah sebagai berikut:

  • bentuk tubuh seperti lendir (plasmodium) yang merupakan massa protoplasma tidak berdinding;
  • berinti banyak, bersel satu atau bersel banyak;
  • struktur tubuh vegetatif menyerupai Amoeba, berbentuk seperti lendir (plasmodium), tetapi cara berkembang biaknya menyerupai Fungi;
  • berkembang biak secara aseksual dan seksual. Pencernaan makanan yang dilakukan pada fase vegetatif (aseksual) dilakukan menyerupai Amoeba. Pada tingkat dewasa, Plasmodium akan membentuk kotak spora seperti pada Fungi. Setelah matang, kotak spora ini akan pecah dan mengeluarkan spora. Spora yang berkecambah akan membentuk sel gamet yang menyerupai Amoeba. Sel-sel gamet ini bersifat haploid dan akan melakukan singami atau peleburan dua gamet dengan ukuran yang sama dan tidak dapat dibedakan antara sel jantan dan betina yang akan menghasilkan zigot;
  • biasa hidup di hutan-hutan basah, tanah lembap, batang kayu yang membusuk, kayu lapuk, atau sampah basah. Jamur lendir (Mycomycota) dibedakan menjadi dua tipe, yaitu Acrasiomycota dan Myxomycota.

Acrasiomycota dinamakan juga jamur lendir bersekat. Pada saat Plasmodium membesar dan inti sel membelah sel individu tetap terpisah saat bergabung membentuk pseudoplasmodium. Saat makanan berkurang zat kimia yang dikeluarkan oleh Amoeba akan bergabung membentuk Plasmodium. Plasmodium akan bergerak ke arah cahaya. Pada saat ada makanan, Plasmodium akan berhenti bergerak dan membentuk tubuhnya yang mengandung spora reproduksi. Pada saat kondisi menguntungkan, spora yang tertinggal akan membentuk Amoeba baru dan siklus akan berulang.

Ciri-ciri Jamur lendir bersekat (Acrasiomycota)

Ciri yang dimiliki jamur ini adalah tubuh yang bersekat, ada yang bersel satu, dan ada yang bersel banyak. Struktur tubuh vegetatifnya sama dengan myxomycota, demikian juga untuk reproduksi generatifnya. Hal yang membedakan adalah jika pada kondisi yang tidak menguntungkan, plasmodium pada myxomycota akan berhenti bergerak dan membentuk tangkai yang ujungnya membentuk struktur reproduksi. Namun, Plasmodium pada acrasiomycota akan membentuk agregat berbentuk seperti siput tanpa cangkang, jika lingkungan menguntungkan, agregat akan berhenti dan membentuk tubuh buah yang mengandung spora reproduksi.
Contoh: Dyctyostelium


Artikel lainnya: Protista Mirip Jamur (Jamur Lendir)

One thought on “Ciri-ciri Jamur lendir bersekat (Acrasiomycota)

  1. Shin Young

    Maaf,klau ciri” myxomycota sama acrasiomycota itu sama yah???
    Kok yg di atas cuman ciri” jamur berlendir/myxomycota aja?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *