Kelebihan dan Kelemahan Teknik Kultur Jaringan

By | August 10, 2014

Kelebihan dan Kelemahan Teknik Kultur Jaringan- Ketika kita melakukan teknik kultur jaringan ada beberapa kendala yang mungkin kita hadapi. Usaha untuk memperoleh individu baru dari satu sel atau jaringan disebut kultur jaringan. Prinsip dasar kultur jaringan sama dengan stek. Bagian kecil dari tanaman (sel, jaringan, atau organ) yang digunakan untuk memulai suatu kultur jaringan disebut eksplan. Eksplan yang digunakan di dalam kultur jaringan harus yang masih muda (primordia), sel-selnya masih bersifat meristematis, dan sudah mengalami proses deferensiasi. Tanaman yang dapat dikembangbiakkan dengan kultur jaringan adalah anggrek, sereal, tanaman palem, karet, dan buah-buahan. Tumbuhan hasil kultur jaringan disebut klon. Sekarang, kultur jaringan tidak digunakan untuk memperbanyak tanaman tetapi digunakan sebagai bioteknologi untuk mendapatkan tanaman bebas virus, untuk produksi obat, produksi tanaman unggul dan sebagainya. Teknik kultur jaringan secara terperinci akan dibahas pada bab bioteknologi. Dari masalah yang kita hadapi nampak jelas bahwa teknik kultur jaringan tidak hanya memiliki keunggulan atau kelebihan. Berikut ini penjelasan masalah atau kenda menganai teknik kultur jaringan.

Masalah (Gangguan) pada Kultur Jaringan

Gangguan kultur jaringan dapat menyebabkan kematian eksplan. Gangguan kultur jaringan secara umum dapat muncul dari bahan yang ditanam, lingkungan kultur maupun manusia yang melakukannya. Masalah yang muncul, antara lain :

a. Kontaminasi oleh bakteri, jamur, virus, dan lain-lain. Agar terhindar dari kontaminasi maka langkah-langkah pelaksanaan-nya harus mengikuti prosedur yang benar dan dalam keadaan steril.

b. Browning (pencoklatan), untuk mengatasinya dengan cara mengabsorbsi fenol penyebab pencoklatan dengan arang aktif.

Kelebihan dan Kelemahan Teknik Kultur Jaringan

Perbanyakan tanaman secara kultur jaringan mempunyai kelebihan antara lain seperti berikut.

a. Kultur jaringan merupakan suatu cara menghasilkan jumlah bibit tanaman yang banyak dalam waktu singkat.

b. Kultur jaringan Tidak memerlukan tempat yang luas.

c. Kultur jaringan Tidak tergantung pada musim sehingga bisa dilaksanakan sepanjang tahun.

d. Bibit yang dihasilkan Kultur jaringan lebih sehat.

e. Kultur jaringan Memungkinkan dilakukannya manipulasi genetik.

Selain mempunyai kelebihan, kultur jaringan ternyata juga mempunyai kekurangan, seperti berikut.

a. Kultur jaringan Memerlukan biaya besar karena harus dilakukan di dalam laboratorium dan menggunakan bahan kimia.

b. Kultur jaringan Memerlukan keahlian khusus.

c. Kultur jaringan Memerlukan aklimatisasi ke lingkungan eksternal karena tanaman hasil kultur biasanya berukuran kecil dan bersifat aseptik serta sudah terbiasa berada di tempat yang mempunyai kelembapan udara tinggi. Berdasarkan kelebihan dan kelemahan tersebut, coba Anda simpulkan tentang manfaat dari kultur jaringan!

Dengan metode kultur jaringan dapat dihasilkan jumlah bibit tanaman dalam skala besar dan dalam waktu relatif singkat sehingga lebih memiliki nilai ekonomis. Dari kelebihan ini Anda dapat belajar cara mengkultur tanaman yang bernilai jual dengan benar sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan. Contoh hasil kultur jaringan tanaman dapat Anda lihat pada Gambar

Contoh hasil kultur jaringan

Contoh hasil kultur jaringan

Artikel Terkait

One thought on “Kelebihan dan Kelemahan Teknik Kultur Jaringan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *