Pengertian Biomassa

Berikut ini beberapa pengertian tentang Pengertian Biomassa:

  1. Jumlah total materi hidup di habitat tertentu, populasi, atau contoh. Ukuran khusus biomassa umumnya dinyatakan dalam berat kering (setelah penghapusan semua air dari sampel) per satuan luas tanah atau satuan volume air.
  2. Bahan organik terbarukan, seperti kayu, tanaman pertanian atau limbah, dan limbah kota, terutama bila digunakan sebagai sumber bahan bakar atau energi. Biomassa dapat dibakar secara langsung atau diproses menjadi biofuel seperti etanol dan metana.
  3. Biomassa – Biomassa adalah nama umum untuk bahan organik yang digunakan sebagai sumber energi terbarukan seperti, kayu, tanaman, dan limbah.

Biomassa jangan menjadi bingung dengan Biofuel. Biofuel merupakan produk dari bahan organik yang disebutkan di atas dalam definisi Biomassa. Sebaliknya, Biomassa mengacu pada bahan organik yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan dalam sejumlah cara yang berbeda. Meskipun Biomassa digolongkan sebagai sumber energi terbarukan, itu tidak berarti baik untuk lingkungan dan melawan perubahan iklim.

Untuk menghasilkan energi dari biomassa, bahan organik harus dibakar dalam beberapa cara. Ini melepaskan karbon dioksida ke udara, seperti penggunaan tenaga surya, angin, dan sumber energi terbarukan lainnya. Meskipun pengolahan Biomassa memancarkan karbon dioksida, maka digolongkan sebagai bahan bakar karbon netral. Alasan di balik ini adalah karena siklus karbon. Siklus karbon berarti bahwa ketika tanaman tumbuh akan menyerap karbon dioksida, melepaskannya kembali ke atmosfer saat terbakar.

Kelemahan utama untuk penggunaan Biofuel adalah bahwa hal itu benar-benar dapat berkontribusi terhadap perubahan iklim. Meskipun Biofuel adalah bahan bakar karbon netral, faktor lain dapat mengganggu aspek ini. Biofuel dapat berkontribusi pada pemanasan global sebagai akibat dari “kebocoran karbon“. Deforestasi merupakan penyebab kebocoran karbon, karena kita mengurangi kapasitas penyerapan karbon dunia, mengganggu keseimbangan alami karbon dioksida antara, atmosfer, biosfer, geosfer, hidrosfer dan.

Kita juga harus memperhitungkan energi yang terlibat dalam penanaman, pemeliharaan, pemanenan, pengangkutan, dan pembuatan tanaman. Dengan sumber energi terbarukan seperti matahari, angin, dan panas bumi, energi hanya berbasis karbon yang digunakan akan untuk memproduksi, transportasi, dan membangun sistem. Mengambil kelemahan di atas ke tabungan, penggunaan biofuel masih jauh lebih bersih daripada penggunaan bahan bakar fosil untuk menyediakan energi, namun ada alternatif yang lebih baik.

Selain digunakan untuk tujuan primer seperti serat, bahan pangan, pakan ternak, minyak nabati, bahan bangunan dan sebagainya, biomassa juga digunakan sebagai bahan energi (bahan bakar). Umumnya yang digunakan sebagai bahan bakar adalah biomassa yang nilai ekonomisnya rendah atau merupakan limbah setelah diambil produk primernya.

Biomassa terutama dalam bentuk kayu bakar dan limbah pertanian merupakan sumber energi tertua. Hingga sekarang, biomassa sebagai sumber energi masih cukup berperan terutama untuk negara-negara berkembang. Data dari shell Breifing Service (1980) yang dikutip Abdul Kadir (1982) menyebutkan bahwa konsumsi energi biomassa di negara-negara berkembang (tidak termasuk negara OPEC) pada tahun 1977 adalah 2.6 BOE perkapita per tahun, atau sekitar 54% dari konsumsi energi keseluruhan. (sumber ; Sri Endah Agustina IPB)

Artikel terkait Pengertian Biomassa:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Materi SMA © 2014