Protista Mirip Tumbuhan

By | March 9, 2014

Protista Mirip Tumbuhan- Anda mungkin pernah melihat sejenis tumbuhan berupa lembaran berwarna hijau atau kecokelatan yang menempel di karang, organisme tersebut adalah ganggang atau disebut juga alga, yang merupakan anggota protista mirip tumbuhan. Bagaimanakah ciri, struktur, perkembangbiakan, dan pengelompokan protista mirip tumbuhan?

Protista mirip tumbuhan meliputi alga uniseluler dan multiseluler sederhana. Fosil protista mirip tumbuhan (alga) yang pernah ditemukan diperkirakan berasal dari zaman Precambrian 1,2–1,4 miliar tahun yang lalu. Dengan demikian, tak dapat dipungkiri bahwa protista mirip tumbuhan (alga) telah ada sepanjang zaman Paleozoic, yaitu sekitar 500 juta tahun yang lalu. Protista mirip tumbuhan uniseluler sering disebut juga sebagai fitoplankton, sedangkan Protista mirip tumbuhan multiselular sering disebut alga. Protista mirip tumbuhan fotosintetik ini tersebar secara luas di lautan dan danau-danau. Walaupun sebagian termasuk organisme mikroskopik, protista mirip tumbuhan memiliki peran yang sangat penting. protista mirip tumbuhan (Fitoplankton) di lautan menyumbangkan sekitar 70% dari semua aktivitas fotosintesis yang ada di muka bumi ini, yaitu menyerap karbon dioksida, mengisi atmosfer dengan oksigen, dan menyokong siklus kehidupan dalam jaring-jaring makanan dalam kehidupan air. Protista mirip tumbuhan, dibagi menjadi 7 filum, yaitu Euglenophyta, Chrysophyta, Bacillariophyta (Diatomae), Pyrrophyta (Dinoflagellata), Rhodophyta, Phaeophyta, dan Chlorophyta.

a. Ciri dan Struktur Tubuh Protista Mirip Tumbuhan

Protista mirip tumbuhan (Alga) memiliki ciri struktur tubuh yang beraneka macam, terutama dalam hal ukuran tubuh. Ada alga yang berukuran mikroskopis dan ada pula alga yang berukuran makroskopis. Protista mirip tumbuhan (alga) dapat ditemukan di tempat-tempat lembap, perairan tawar, dan laut. Ada alga yang uniselular dan ada pula yang multiselular. Alga uniselular biasanya hidup sendiri (soliter) atau hidup secara berkelompok (berkoloni). Protista mirip tumbuhan (Alga) uniselular yang hidup soliter, antara lain Chlamydomonas dan Chlorella. Adapun contoh alga yang hidup berkoloni, antara lain Volvox dan Pandorina. Sementara itu, contoh alga multiselular yang berbentuk seperti benang adalah Spirogyra dan ygnema; berbentuk lembaran, contohnya ulva, ucus, dan Gellidium; dan contoh alga yang bentuknya menyerupai tumbuhan tinggi adalah Sargassum dan Macrocystis. Perhatikan Gambar 3.15.

Contoh alga yang uniselular berkoloni adalah Volvox . (b) Contoh alga multiselular adalah Ulva.

Gambar 3.15 (a) Contoh alga yang uniselular berkoloni adalah Volvox . (b) Contoh alga multiselular adalah Ulva.

Alga memiliki beberapa ciri. Alga telah memiliki membran inti sehingga termasuk eukariot. Ciri lainnya adalah alga memiliki kloroplas yang berfungsi menyerap energi cahaya matahari untuk proses fotosintesis. Selain klorofil, alga memiliki zat warna lainnya, yakni zat warna kuning (karoten), zat warna biru (fikosianin), zat warna merah (fikoeritrin), dan zat warna cokelat (fukosantin).

b. Perkembangbiakan Alga (Protista Mirip Tumbuhan)

Bagaimanakah dengan perkembangbiakan Protista mirip tumbuhan (alga)? Alga berkembang biak secara aseksual dan secara seksual. Perkembangbiakan aseksual Protista mirip tumbuhan terjadi melalui beberapa cara, di antaranya fragmentasi, membelah diri, dan pembentukan spora kembara. Perkembangbiakan Protista mirip tumbuhan secara fragmentasi terjadi pada alga yang berbentuk lembaran dan benang. Sementara itu, perkembangbiakan Protista mirip tumbuhan secara membelah diri umumnya terjadi pada alga uniselular. Adapun pada perkembangbiakan dengan cara pembentukan spora kembara, akan dihasilkan spora berflagela yang dapat berenang. Spora tersebut dinamakan spora kembara ( oospora) karena dapat berenang dan mengembara. Contoh alga yang melakukan perkembangbiakan dengan membentuk zoospora adalah Chlamydomonas sp. Dapatkah Anda memberi contoh alga yang berkembang biak melalui proses membelah diri dan fragmentasi?

Perkembangbiakan generatif pada Protista mirip tumbuhan (alga) dapat dilakukan dengan cara isogami, anisogami, oogami, dan konjugasi. Isogami adalah peleburan dua sel kelamin yang bentuk dan ukurannya sama. Oleh karena bentuk dan ukuran sel kelamin tersebut sama maka tidak dapat dibedakan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Berbeda dengan isogami, perkembangbiakan secara anisogami adalah peleburan antara dua sel kelamin yang bentuknya sama, tetapi ukurannya berbeda. Biasanya, sel kelamin jantan berukuran lebih kecil dibandingkan dengan sel kelamin betina. Adapun oogami adalah peleburan antara dua sel kelamin yang bentuk dan ukurannya berbeda. Pada proses oogami dapat dibedakan antara sel kelamin jantan (sperma) dan sel kelamin betina (ovum). Ovum berukuran lebih besar daripada sperma dan tidak berflagela. Konjugasi adalah perkembangbiakan generatif yang merupakan peristiwa peleburan dua sel kelamin yang sama ukuran dan bentuknya.

Dengan demikian, pada Protista mirip tumbuhan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina belum dapat dibedakan. Oleh karena itu, Protista mirip tumbuhan sering dikatakan bahwa perkembangan konjugasi identik dengan perkembangbiakan isogami. Contoh Protista mirip tumbuhan (alga) yang berkembang biak dengan cara konjugasi adalah Spirogyra. Dapatkah Anda menyebutkan contoh Protista mirip tumbuhan (alga) yang berkembang biak secara isogami, anisogami, dan oogami?


Artikel lainnya: Ciri Morfologi Protista Mirip Tumbuhan (ganggang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *