Sistem Peredaran Darah Invertebrata

By | March 12, 2014

Sistem peredaran darah invertebrata

a.  Sistem Peredaran Darah Protozoa

Protozoa tidak termasuk ke dalam kelompok hewan melainkan termasuk ke dalam protista mirip hewan. Protozoa tidak mempunyai system peredaran darah khusus. Protozoa menyerap oksigen dan air melalui seluruh permukaan tubuhnya. Zat itu masuk ke dalam plasma sel. Selanjutnya, zat-zat tersebut beredar di dalam sitoplasma melalui proses difusi. Zat-zat sisa yang dihasilkan diangkut oleh plasma sel ke membrane sel untuk dikeluarkan

b. Sistem Peredaran Darah Porifera

Porifera memiliki sel-sel ameboid yang berfungsi mengedarkan makanan. Makanan ditangkap dan dicerna oleh sel-sel leher (koanosit), kemudian diberikan ke sel-sel ameboid. Setelah itu, sel-sel ameboid mengembara ke sel-sel lain untuk mengedarkan makanan. Makanan porifera diperoleh melalui aliran air yang melintasi ostia atau pori dan keluar ostium.

c.  Sistem Peredaran Darah Cnidaria (Coelenterata)

Pada Cnidaria, misalnya hydra, makanan yangvtelah dicerna didalam rongga gastrovaskuler langsung diserap oleh sel-sel endoderma penyususn dinding rongga gastrovaskuler. Selanjutnya, sel-sel endoderma memberikan makanan ke sel-sel ektoderma secara difusi dan osmosisi. Sisa-sisa makanan dikeluarkan melalui mulutnya.

d. Sistem Peredaran Darah Planaria

Pada cacing tingakat rendah, misalnya planaria, makanan masu kedalam usus. Selanjutnya, usus bercabang-cabang ke seluruh tubuh untuk mengedarkan makanan. Usus tersebut disebut gastrovaskuler, yang berfungsi sebagai pencerna makanan dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.

e. Sistem Peredaran Darah Cacing tanah

Cacing memiliki system organ tubuh lengkap termasu system ransfortasinya.

Alat transfortasi cacing terdiri atas.

1.Pembuluh darah punggung (dorsal)

2. Pembuluh darah perut (ventral)

Pembuluh kapiler, yang menghubungkan pembuluh punggung dan pembuluh perut. Lengkung aorta sebagai jantung.

Sistem peredaran darahnya:

Cacing tanah menyerap oksigen melalui seluruh permukaan tubuhnya. Oksigen tersebut masuk ke dalam pembuluh darah kapiler. Selanjutnya, oksigen akan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah punggung. Ke dalam pembuluh punggung juga masuk pembuluh darah dari usus yang kaya zat-zat makanan. Selanjutnya, darah dari pembuluh punggung menuju lengkung aorta. Lengkung aorta berdenyut berfungsi sebagai jantung. Dari lengkung aorta, darah mengalir ke tubuh bagian depan dan bagian belakang melalui pembuluh perut. Dari pembuluh perut, darah melalui kapiler, kemudian masuk ke pembuluh punggung. Selanjutnya darah mengalir ke lengkung aorta. Darah pada caccing tanah beredar di dalam pembuluh, oleh sebab itu disebut peredaran darah tertutup. Darah pada cacing tanah terdiri atas plasma darah dan butir-butir darah.Plasma darah mengandung hemoglobin, sehingga mampu mangikat oksigen. Selain mengangkut oksigen, darah juga mengangkut zat-zat makanan dan sisa metabolisme.


Artikel lainnya: Metagenesis Coelenterata Perbedaan Porifera dan Coelenterata Apakah Fungsi Tentakel pada Coelenterata Ciri-ciri Coelenterata (Cnidaria) Struktur Jaringan Tubuh Coelenterata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *