Struktur dan Fungsi Lisosom

By | April 13, 2014

Struktur dan Fungsi Lisosom- Lisosom berasal dari kata lyso = pencernaan dan soma = tubuh, merupakan membran kantong kecil yang berisi enzim hidrolitik yang disebut lisozim. Lisosom adalah organel berbentuk agak bulat dan dibatasi membran tunggal. Umumnya berdiameter 1,5 μm, walaupun kadang-kadang ditemukan lisosom berdiameter 0,05 μm. Lisosom terdapat hampir pada semua sel eukariotik, terutama sel-sel yang bersifat fagositik seperti leukosit. Lisosom berisi enzim-enzim hidrolitik seperti protease, lipase, nuklease, fosfatase, dan enzim pencerna yang lain.

Enzim lisosom adalah suatu protein yang diproduksi oleh ribosom dan kemudian masuk ke RE. Dari RE, enzim dimasukkan ke dalam membran kemudian dikeluarkan oleh sitoplasma menjadi lisosom. Selain itu, ada pula enzim yang dimasukkan terlebih dahulu ke Golgi. Enzim itu dibungkus membran kemudian dilepaskan dalam sitoplasma oleh Golgi. Jadi, proses pembentukan lisosom dapat dilakukan secara langsung oleh RE atau oleh Golgi.

Lisosom hanya ditemukan pada sel hewan saja. Lisosom merupakan struktur agak bulat yang dibatasi membran tunggal, memiliki ukuran diameter 1,5 mikron. Lisosom berperan aktif melakukan fungsi imunitas. Lisosom berisi enzim-enzim hidrolitik untuk memecah polisakarida, lipid, fosfolipid, dan protein. Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel, misalnya pada protozoa atau sel darah putih.

Lisosom

Lisosom no. 12

Lisosom juga berperan penting dalam matinya sel-sel. Lisosom banyak terdapat pada sel-sel darah terutama leukosit, limfosit, dan monosit. Di dalam sel-sel tersebut lisosom berperan mensintesis enzim-enzim hidrolitik untuk mencernakan bakteri-bakteri patogen yang menyerang tubuh. Agar dapat memahami struktur lisosom, perhatikan Gambar! Lisosom membantu menghancurkan sel yang luka atau mati dan menggantikan dengan yang baru yang disebut dengan autofagus. Contohnya lisosom banyak terdapat pada sel-sel ekor kecebong. Ekor kecebong secara bertahap akan diserap dan mati. Hasil penghancurannya digunakan untuk pertumbuhan sel-sel baru bagi katak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Begitu pula selaput antara jari-jari tangan dan kaki manusia ketika berujud embrio akan hilang setelah embrio tersebut lahir.

Secara rinci lisosom mempunyai fungsi sebagai berikut.

1) Melakukan pencernaan intrasel.

2) Autofagi yaitu menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki, misalnya organel lain yang sudah tidak berfungsi.

3) Eksositosis yaitu pembebasan enzim keluar sel, misalnya pada pergantian tulang rawan pada perkembangan tulang keras.

4) Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan membebaskan isi lisosom ke dalam sel, misalnya terjadi pada saat berudu menginjak dewasa dengan menyerap kembali ekornya.

5) Menghancurkan senyawa karsinogenik.

Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa lisosom mempunyai peranan penting dalam sel. Bagaimana jika lisosom mengalami kegagalan fungsi? Kegagalan dalam proses pencernaan oleh lisosom dapat menyebabkan penyakit silikosis dan rematik.

Lisosom berperan dalam pencernaan intra sel, misalnya pada protozoa atau sel darah putih, juga dalam autofagus. lisosom diakui sebagai kompartemen degradatif terminal endocytic jalur,lisosom juga dibutuhkan untuk pencernaan bahan intraseluler yang terpisah selama proses autophagy  Autophagy adalah proses yang sangat diatur secara terorganisasi sistem yang bisa terlibat dalam omzet longlived protein dan seluruh organel (mitokondria dan endoplasma retikulum) atau khusus dapat di beda kan organelnya, sehingga menghilangkan supernumerary atau rusak organel . Secara umum, autophagy terlibat dalam bulk degradasi komponen sitoplasma dalam lisosom.Ini adalah proses di mana sel-sel beradaptasi metabolism yang dapat dikenakan oleh penurunan ekstraseluler.  jalur endocytic untuk masuk ke sel telah mengembangkan mekanisme untuk menghindari terdegradasi oleh lisosom. Namun, fungsi lisosom tidak terbatas pada degradasi protein: lisosom  juga sekering dengan membran plasma selama cedera sel,serta memiliki fungsi sekresi khusus dalam beberapa jenis sel.lisosom dapat dibedakan dari endosomes oleh kurangnya mannose- 6-fosfat reseptor (MPRS). Lisosom mempunyai 5% dari volume intraselular dan dari heterogen ukuran dan morfologi.

Lisosom memiliki proton-pompa ATPase vacuolar, yang menjaga lumenal lingkungan pada pH 4,6-5,0.Keasaman dalam lumen lisosom dijaga oleh ATPase vacuolar untuk mencapai pencernaan efektif oleh hidrolisis asam. Lisosom tunas dari aparat Golgi. Ketika lisosom sekering dengan phagosomes, vesikula diproduksi oleh endositosis,mereka menjadi phagolysosomes. Atau ketika mereka sekering dengan autophagosomes, yang diproduksi oleh vesikula autophagy, mereka disebut autophagolysosomes. Dalam hal ini intinya, lisosom secara dinamis dipelihara sekering dengan endosomes dalam sel. mekanisme transfer bahan endocytosed dari endosomes ke lisosom tetap kontroversial, dengan beberapa teori yang diusulkan . Pematangan ini termasuk (dari endosome ke dalam lisosom) transportasi, vesikuler (dengan vesikula membawa muatan dari endosomes ke lisosom), pemasukan dan pengeluaran (siklus terus-menerus kontak transient atau penggabungan antara endosomes dan lisosom, selama material ditransfer antara organel dan di hubungkan oleh disosiasi.


Artikel lainnya: Apakah Fungsi Sitoskeleton Mengenal Fungsi Sistem saraf perifer Fungsi Korteks Serebral Fungsi Protein dan Karbohidrat Fungsi Tulang Kompak

One thought on “Struktur dan Fungsi Lisosom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *